5 Hal Tentang Zakat Fitrah yang Perlu Diketahui

2 min read

Secara bahasa, zakat bisa dimaksud bagaikan pengembangan barokah( mensucikan). Sebaliknya bagi syariat islam, zakat berarti sesuatu pemberian yang berasal dari tipe harta ataupun dimensi tertentu yang harus disedekahkan.

Dengan demikian zakat dapat didefinisikan bagaikan sesuatu harta yang dipunyai seorang setelah itu disedekahkan kepada mereka yang berhak mendapatkannya( orang kurang sanggup).

Zakat ini ialah rukun islam ke 4 yang harus dijalankan untuk tiap umat muslim di segala dunia. Menunaikan zakat pula dikira bagaikan rasa syukur atas nikmat yang sudah diberikan oleh si Pencipta.

Zakat fitrah umumnya cuma dibayarkan dikala bulan Ramadan saja. Nah saat sebelum menunaikan zakat terdapat baiknya kalian dapat mengenali terlebih dulu tentang fakta- fakta apa saja yang terdapat kala kita sudah menunaikannya.

https://almuawanah.com/
https://almuawanah.com/

Ketentuan Harus Menunaikan Zakat Fitrah

Memanglah tidak seluruh orang wajib membayar Zakat di bulan Ramadan, cuma saja Zakat ini kerap ditujukan buat orang yang sanggup( berhak membayar), watak dari zakat ini sendiri fleksibel, alias tidak memaksakan namun harus dilaksanakan. Tetapi, diluar itu terdapat ketentuan yang lain yang harus kalian tahu saat sebelum menunaikan Zakat, apa saja?

  • Kalian wajib beragama Islam
  • Kalian sudah mempunyai harta yang( lebih) buat diri sendiri serta keluarga
  • Yang harus dibayarkan zakatnya merupakan segala anggota keluargamu( yang belum bekerja/ menciptakan duit)
  • Balita yang lahir saat sebelum maghrib bertepatan pada 1 syawal serta istri yang dinikahi saat sebelum maghrib bertepatan pada 1 syawal yang harus dibayarkan zakatnya.

Baca Juga: Mengubur Jenazah Menurut Hukum Islam

Berapa Besar Zakat yang Wajib Dikeluarkan?

Dalam menunaikan Zakat Fitrah, kalian dapat membagikan santapan pokok berbentuk beras, kurma, serta gandum. Besarnya zakat yang harus diberikan merupakan sebesar 2, 5 kilogram ataupun setara dengan 3, 1 liter dari tiap- tiap benda tersebut.

Beda halnya dengan berikan zakat berbentuk harta, semacam contoh merupakan emas, yang harus dikeluarkan oleh seseorang muslim merupakan 2, 5 persennya dari 85 gr emas yang dipunyai.

Baca Juga: Hikmah Zakat Dan Pembagianya

Kalangan Yang Berhak Menerima Zakat

Dikala pembagian zakat pasti terdapat sesuatu ketetapan yang sudah diharuskan dalam islam, ada pula sudah dipaparkan pada pesan At- Taubah ayat 60. Ayat tersebut melaporkan kalau ada 8 kalangan umat yang berhak memperoleh Zakat.

Ada pula 5 dari 8 kalangan tersebut antara lain:

1. Seseorang Fakir ataupun yang berarti merupakan orang yang tidak mempunyai harta serta pula pekerjaan, dengan kata lain orang yang mempunyai tingkatan ekonomi sangat terendah( tidak bisa memadai kebutuhan tiap hari mereka)

2. Seseorang Miskin, ialah mereka yang mempunyai pekerjaan tetapi belum sanggup buat memadai kebutuhan hidupnya

3. Fii Sabilillah ataupun orang- orang yang lagi berjuang di jalur islam tanpa menerima imbalan apapun, contohnya dalam pembangunan Masjid serta fasilitas Pembelajaran.

4. Muallaf, yang berarti orang- orang baru masuk islam

5. Ibnu Sabil, istilah untuk mereka yang lagi dalam ekspedisi setelah itu habis dalam perbekalannya, sekalipun mereka merupakan orang kaya. Ibnu sabil pula berlaku untuk mereka yang lagi menempuh pembelajaran supaya memperoleh beasiswa.

Baca Juga: Pembagian Jenis Zakat

Kapankah Waktu yang Pas Menunaikan Zakat?

Terdapat waktu tertentu yang sudah diresmikan dalam islam buat menunaikan zakat fitrah, salah satunya kalian cuma dapat melaksanakan zakat dikala bulan suci Ramadan saja. Tetapi, gimana jadinya bila zakat dicoba tidak hanya bulan Ramadan?

Zakat tersebut hendak terhitung bagaikan amalan biasa( bukan zakat fitrah). Kalau dalam menunaikan zakat terdapat sebagian syarat semacam dibawah ini:

  • Kalian dapat berikan zakat dalam rentang waktu 30 hari sepanjang Ramadan berlangsung
  • Kalian pula dapat membayar zakat sehabis salat subuh ataupun saat sebelum salat idul Fitri, namun hukumnya merupakan sunnah
  • Makruh hukumnya bila membayar zakat sehabis salat idul Fitri( zakat fitrah telah tidak dapat diterima)
  • Haram hukumnya apabila membayar zakat pada hari raya idul Fitri sesaat matahari sudah terbenam

Baca Juga: Jenis-jenis Zakat

Akibat Bila Kalian Tidak Membayar Zakat

Bagaikan umat muslim, zakat fitrah sangatlah diharuskan, terlebih hukumnya merupakan harus. Bila kalian merupakan orang yang sanggup, hingga bayarlah zakat fitrah tersebut, hitung- hitung dapat menghapus dosa kalian pula Sob. Kemudian, gimana hukumnya bila orang yang secara terencana tidak membayar zakat?

  • Pintu rezeki hendak ditutup dari kamu
  • Terjadinya watak kikir( pelit) yang dapat berimbas jangka panjang pada diri sendiri
  • Puasa yang kalian jalankan sepanjang sebulan penuh jadi tidak sempurna amalannya. Sayang sekali bukan?
  • Nyatanya kalian hendak menemukan dosa, terlebih kalian merupakan orang yang sanggup membayar, tetapi secara terencana melupakannya
  • Susah menemukan ridho dari si pencipta, hingga dari itu tiap orang senantiasa diingatkan buat berzakat

Nah jadi gimana Sobat? Nyatanya zakat fitrah ini begitu berarti buat segala umat muslim di segala dunia. Terlebih dari ganjaran yang didapat pula begitu besar, tidak cuma pahala nanti yang didapat, tetapi pintu rezeki pula terbuka lebar. Hayo diingat, puasa telah tinggal seminggu lagi lho, so.. jangan kurang ingat buat lekas tunaikan zakatnya ya!

Baca Juga: Niat Zakat Fitrah

Manfaat Yang Di Peroleh Dari Training Presentasi

Jika sudah membicarakan tentang presentasi,yang pertama muncul pasti adalah berbicara di depan orang banyak.Secara pandangan memang presentasi terlihat hampir sama dengan public speaking.Namun,presentasi lebih...
Guithay thay
2 min read