7 Material murah tapi tidak murahan untuk menghias rumah 

3 min read

Desain interior adalah salah satu elemen kunci dalam menciptakan rumah yang santai dan nyaman. Ada banyak sekali jenis gaya desain interior, dan yang paling populer saat ini adalah desain minimalis. 

 Desain interior minimalis menerapkan prinsip untuk menghilangkan segala aspek yang tidak esensial dan menekankan esensi dari keberadaan material yang digunakan. Anda tidak selalu harus menghabiskan banyak uang untuk membuat desain interior yang menarik dan elegan. Menerapkan prinsip desain interior minimalis,  

material murah dapat digunakan untuk mengubah interior yang terlihat indah untuk ditampilkan. Membuat interior rumah tidak hanya membutuhkan biaya, tetapi juga kreativitas. Dapatkan interior rumah yang indah dengan 7 bahan terjangkau yang dapat mengubah tampilan seluruh rumah Anda tanpa menghabiskan banyak uang. Jadi apa bahannya? Lihat artikel ini! Yuk hias rumahmu dengan berbagai jenis dan desain kusen aluminium malang, buruan cek!

 

  1. Kayu lapis 

Kayu lapis dalam bahasa Inggris dikenal dengan plywood, dan istilah yang lebih umum di Indonesia, plywood adalah beberapa potongan kayu tipis (tiga atau lebih) yang direkatkan menjadi satu untuk mendapatkan ketebalan tertentu. Sepintas, kayu lapis tidak cocok digunakan sebagai material interior rumah yang tidak terlihat indah. Kayu lapis diciptakan sebagai solusi untuk kayu solid yang rapuh dan retak karena susut aslinya. Selain itu, lebar dan panjang dapat diterapkan pada interior rumah di luar balok kayu. Dengan sedikit kreativitas dan kayu lapis dapat digunakan sebagai interior yang menarik seperti lemari gantung, tangga, lemari atau penutup dinding interior.  

Kayu lapis relatif murah, tahan terhadap susut dan tidak mudah patah, yang harus dipertimbangkan saat menggunakan kayu lapis sebagai asumsi interior. Bahkan tanpa lukisan, kayu lapis bisa terlihat anggun karena kesederhanaannya. Tampilan bahan baku menambah nilai estetika yang unik pada rumah. Omong-omong, kayu lapis memiliki permukaan yang agak kasar dan halus serta dilapisi untuk digunakan di interior. Kayu lapis tidak cocok untuk penggunaan di luar ruangan, tetapi cocok untuk interior rumah. Hal ini karena daya serapnya yang tinggi, kayu lapis mudah menyerap air, dan mudah rusak jika digunakan di luar ruangan. 

  1. Batako

Batako cukup populer di Indonesia saat ini. Batako adalah salah satu material bahan bangunan murah yang mudah diperoleh. Terbuat dari campuran pasir, semen, dan kericak, material batako memiliki bobot yang lebih ringan dan kuat seperti beton bahkan sebutan dalam dunia teknik dari batako adalah bataton. 

Batako memiliki keunggulan dibanding batu bata, antara lain bobot yang sepertiga lebih ringan, kemampuan meredam suara yang lebih baik, tidak menyerap air sehingga mencegah kebocoran, lebih ramah lingkungan dan ekonomis, serta pengaplikasian yang empat kali lebih cepat di lapangan apabila dibandingkan dengan batu bata. 

Dengan warna abu-abu dan teksturnya yang kasar, batako bisa menciptakan kesan old school apabila diaplikasikan untuk interior rumah. Caranya adalah dengan mengekspos bahan material batako tanpa lapisan cat, cukup diperhalus sisinya saja. Batako dapat diaplikasikan untuk interior rumah dinding maupun lantai. Lebih kreatif lagi, susunan batako dapat dijadikan kaki – kaki meja, tempat duduk, kabinet, dan sebagainya. Semua kembali ke kreativitas! Siapa sangka interior rumah bisa berubah hanya karena hal simpel? 

 

  1. UbinAkustik 

Mari berkenalan dengan ubin akustik. Material ubin akustik memang tidak sepopuler material-material lainnya, namun material ini memiliki manfaat bagi kamu yang tidak suka kebisingan. Ubin akustik diaplikasikan untuk memaksimalkan kualitas suara yang dihasilkan dan mengurangi transmisi suara kebisingan yang tidak diinginkan. Ubin akustik cenderung diaplikasikan pada ruangan studio musik atau studio rekaman karena kelebihannya ini. Ubin Beberapa jenis ubin akustik antara lain ubin akustik grid yang bisa ditempelkan pada langit-langit atau dinding. 

Ubin akustik saat ini memiliki berbagai bentuk tidak hanya berupa kotak busa berwarna hitam, namun hadir dalam berbagai variasi warna dan pola yang tampak estetis untuk diaplikasikan interior rumah. Ubin akustik juga digunakan untuk interior design bioskop demi menciptakan sensasi suara yang lebih nyata, kamu bisa menggunakan ubin akustik untuk desain interior rumah di ruang menonton keluarga. Memiliki bioskop di rumah ternyata memungkinkan, bukan begitu? 

 

  1. PipaTembaga

Jika kamu sering berkunjung ke restoran atau coffee shop yang kekinian, kamu pasti sering menemukan dekorasi memanfaatkan pipa tembaga. Dibanderol dengan harga murah (meskipun tidak semurah pipa pvc), tidak hanya berfungsi sebagai saluran air di rumah, ternyata pipa tembaga bisa diaplikasikan untuk interior rumah kamu lho. 

Pipa tembaga dengan warna alaminya yang tampak seperti besi tua berkarat namun mengkilap, memberikan tampilan estetika untuk interior rumah. Pipa tembaga dapat dimodifikasi menjadi kaki-kaki kursi, meja, rak buku, pengganjal kabinet gantung (karena pipa tembaga merupakan material yang cukup kuat), manajemen kabel, bahkan gantungan lampu. 

Mengekspos material pipa tembaga tanpa dicat sekalipun tetap memberikan kesan yang indah. Ternyata membuat gaya interior kafe di rumah nggak mustahil kan? 

 

  1. Kayu Gabus

Kulit pohon ternyata memiliki banyak manfaat. Mengeksploitasi kulit pohon juga tidak perlu menebang pohonnya, pohon masih hidup dengan normal dan menumbuhkan kembali kulitnya. Salah satunya adalah kulit pohon Ek. Gabus adalah lapisan terluar dari kulit pohon ek yang banyak dikenal di sebagai material interior rumah yang bisa mengisolasi panas sehingga suhu dalam ruangan rumah terasa lebih sejuk dan sangat cocok untuk diaplikasikan di wilayah tropis seperti Indonesia. 

Di Indonesia sendiri material kayu gabus malah sangat jarang diaplikasikan sebagai interior rumah. Padahal, kayu gabus tidak mahal. Kayu gabus dapat dikreasikan menjadi pelapis dinding interior rumah dengan warna kayu naturalnya. Selain itu, kayu gabus juga bisa dijadikan furnitur cantik seperti kitchen set minimalis. Bahkan, di luar negeri ada yang menjadikan kulit pohon Ek sebagai material utama membangun rumah. 

 

  1. Plat Baja

Plat baja untuk dijadikan interior rumah? Tentu saja bisa! Walaupun terkesan polos dan biasa saja, ternyata plat baja bisa kamu jadikan pelapis dinding ruangan. Plat baja merupakan material yang ringan meskipun terbuat dari besi. Material ini cenderung dijadikan sebagai pintu gudang, namun tetap bisa diaplikasikan pada interior rumah untuk menciptakan kesan unik dari rumah. 

Tidak perlu repot mengecat plat baja. Plat baja tahan karat dan tahan cuaca, permukaannya juga sudah halus. Kamu bisa mengkreasikan plat baja sebagai anak tangga menggantikan kayu, sebagai kabinet atau lemari. Interior rumah dari plat baja tidaklah mahal, kamu bisa menemukan plat baja ringan dengan harga murah di pasaran. Yuk mengkreasikan interior rumah dengan material ini. 

 

  1. Peg Board

Material yang satu ini sering kali digunakan untuk workshop dan bengkel. Peg board terkenal fleksibilitasnya sebagai tempat mengorganisasikan barang-barang dengan ruang yang dapat disesuaikan kebutuhan. Membuat peg board cukup sederhana, menggunakan material kayu lapis dengan tingkat ketebalan tinggi atau memanfaatkan kayu gabus juga bisa. 

Peg board tampak cantik untuk dinding interior rumah kamu, apalagi jika rumah kamu memiliki ruang terbatas dan kamu membutuhkan ekstra ruang penyimpanan, peg board akan memberikan fungsi kabinet dan interior rumah yang cantik di saat bersamaan. Berikut juga ada jasa pembuatan kusen aluminium di Malang loh, yuk cek sekarang!

Manfaat Minyak Bunga Mawar untuk Aromaterapi

Minyak mawar adalah produk yang berupa minyak atsiri serta dibuat dari kuntum bunga yang cantik yang harum. Sama seperti yang diketahui jika minyak atsiri...
Guithay thay
1 min read