Alasan Mengapa Fitur Gesekan Tunai Berbahaya

Gesekan Tunai atau gestun dapat dikatakan sebagai aktivitas menarik dana bersama dengan kenakan kartu kredit di lokasi atau merchant yang miliki sarana atau mesin gesek untuk kartu kredit. Jadi, nasabah dapat kelihatan seperti sedang melaksanakan transaksi belanja terhadap merchant tersebut. Padahal, yang diperoleh bukanlah barang melainkan uang tunai.

Gesekan tunai menjadi salah satu solusi bagi orang-orang yang miliki kartu kredit untuk beroleh uang tunai tanpa perlu menariknya lewat ATM. Jadi, gesek tunai ini dapat memungkinkan nasabah melaksanakan penarikan uang tunai lewat kartu kredit Gestun online terpercaya.

Sayangnya, masih tidak banyak yang jelas bahwa melaksanakan penarikan uang lewat kartu kredit bukanlah solusi melainkan hanya memberikan masalah baru. Pasalnya, setiap tarikan lewat kartu kredit berarti menaikkan kuantitas hutang yang perlu dibayarkan nantinya.

 

Mengapa Gestun Menjadi Pilihan?

Ternyata, melaksanakan penarikan uang tunai atau gestun lewat kartu kredit menjadi cara yang lebih banyak dipilih oleh nasabah. Beberapa alasannya, yaitu:

 

Beban Biaya Penarikan Lebih Rendah

Saat melaksanakan penarikan uang tunai lewat ATM, nasabah dapat dibebankan cost sebesar 4 persen. Sementara bersama dengan kartu kredit, penarikan uang tunai hanya dapat dibebankan cost sebesar 2 hingga 3 persen.

 

Tanpa Batasan

Penarikan uang tunai yang ditunaikan di ATM miliki batasan yang mengharuskan nasabah melaksanakan penarikan lebih dari satu kali. Namun, gesek tunai tidak miliki batasan supaya nasabah dapat melaksanakan penarikan berapa pun, apalagi hingga batas limit kartu kredit yang dimiliki.

 

Biaya Bunga yang Lebih Ringan

Selain itu, cost bunga yang dibebankan terhadap gesekan tunai juga terbilang lebih ringan. Tidak seperti ATM yang membebankan bunga yang cukup besar gara-gara dimisalkan sebagai usaha ritel.

 

Pemotongan Tagihan Secara Langsung

Fitur gestun dapat langsung memotong cost penagihan disaat nasabah melaksanakan tarik tunai bersama dengan kartu kredit. Contohnya, disaat Anda melaksanakan penarikan sebesar Rp2 juta, kuantitas uang yang nantinya Anda menerima adalah Rp1.940.000 gara-gara udah dipotong cost tarik tunai sebesar 3 persen.

 

Mengapa Gestun Dilarang?

Akan tetapi, gesek tunai memakai kartu kredit dilarang keras oleh Bank Indonesia meski miliki banyak nilai lebih dan kemudahan untuk para nasabah. Ini gara-gara Bank Indonesia menduga dapat berlangsung banyak kerugian yang dialami baik dari nasabah itu sendiri, bank sebagai pemberi kartu kredit, dan negara.

 

Memiliki Potensi Terjadinya Kredit Macet

Saat nasabah dapat melaksanakan penarikan uang tunai hingga menggapai limit yang diberikan, potensi terjadinya kredit macet dapat terlampau besar gara-gara ditakutkan nasabah tidak dapat membayar kembali tagihan.

Ini disebabkan gara-gara kuantitas tagihan yang makin besar pas pendapatan Anda tidak mengalami peningkatan atau tetap segitu saja. Jangan lupa, tersedia bunga yang dibebankan terhadap nasabah pas penagihan sebesar 2 persen.

Berisiko Tinggi Terjadi Pencucian Uang (Money Laundering)

Larangan fitur gesek tunai baik untuk nasabah maupun pihak penyedia sarana berikut ditunaikan guna mencegah risiko terjadinya pencucian uang atau money laundry oleh berbagai pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, fitur gesek tunai bersama dengan memakai kartu kredit yang ditunaikan di merchant khusus juga terlampau berisiko tinggi terhadap tindak penyalahgunaan maupun pencurian data. Belum kembali maraknya tindak pembobolan kartu kredit dan rekening yang sering berlangsung terhadap nasabah yang melaksanakan pengambilan uang lewat merchant.

 

Terjadi Penyalahgunaan Pemanfaatan Kartu Kredit

Coba ingat kembali, apa obyek awal Anda membuat pengajuan kepemilikan kartu kredit? Sebenarnya, kartu kredit merupakan sebuah sarana yang mendukung memudahkan transaksi pembayaran yang Anda lakukan. Namun, fitur gestun justru merubah faedah utama kartu kredit sebagai alat yang justru makin menaikkan hutang Anda.

 

Jumlah Tagihan yang Semakin Membengkak

Semakin sering gesek tunai bersama dengan kartu kredit dilakukan, maka makin besar pula tagihan yang perlu Anda bayarkan di akhir bulan. Ini disempurnakan pula bersama dengan bunga tagihan yang berbeda bersama dengan bunga yang dibebankan pas penarikan.

 

Memicu Ketagihan untuk Melakukan Penarikan Kembali

Segala kemudahan yang di tawarkan pas melaksanakan tarik tunai bersama dengan kartu kredit dibandingkan bersama dengan ATM sebenarnya terlampau menggiurkan. Inilah yang membuat gesek tunai terlampau diminati. Hati-hati, tanpa disadari, ini dapat membuat ketagihan untuk konsisten melaksanakan penarikan tunai.

Jangan hingga tergiur untuk melaksanakan penarikan tunai lewat kartu kredit atau gestun meski banyak sekali kemudahannya. Bijaklah memakai kartu kredit tetap sebagai alat pembayaran.

Related posts