Cara Buat Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa Yang Mudah

3 min read

Cara Buat Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa

Hallo semua,gimana kabar kalian?semoga selalu sehat ya?pada kesempatan kali ini saya akan membuat artikel tentang cara buat pupuk organik cair sabut kelapa yang mudah.

Pupuk Organik

Cara Buat Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa

Cara buat pupuk organik cair sabut kelapa adalah pupuk yang tersedia dalam bentuk cair, POC dapat diartikan sebagai pupuk yang dibuat secara alami melalui proses fermentasi sehingga menghasilkan larutan hasil pembusukan dari sisa tanaman, maupun kotoran hewan atau manusia.

Bagi sebagian orang pupuk organik cair lebih baik untuk digunakan karena terhindar dari bahan-bahan kimia/sintetis serta dampak yang baik bagi kesehatan. Pupuk organik cair terdiri dari mikroorganisme yang berperan penting dalam membantu pertumbuhan tanaman.

Mikroorganisme merupakan makhluk hidup yang sangat kecil dengan kemampuan sangat penting dalam kelangsungan daur hidup biota di dalam biosfer. Mikroorganisme mampu melaksanakan kegiatan atau reaksi biokimia untuk melangsungkan perkembangbiakan sel. Mikroorganisme digolongkan ke dalam golongan protista yang terdiri dari bakteri, fungi, protozoa, dan algae.

Mikroorganisme lokal (MOL) adalah mikroorganisme yang dimanfaatkan sebagai starter dalam pembuatan pupuk organik padat maupun pupuk cair.  Bahan utama MOL terdiri dari beberapa komponen yaitu karbohidrat, glukosa, dan sumber mikroorganisme. Mikroorganisme lokal biasanya digunakan dalam bentuk larutan.

Larutan MOL adalah larutan hasil fermentasi yang berbahan dasar dari berbagai sumber daya yang tersedia setempat. Larutan MOL mengandung unsur hara mikro dan makro dan juga mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan, dan sebagai agens pengendali hama dan penyakit tanaman, sehingga MOL dapat digunakan baik sebagai dekomposer, pupuk hayati dan sebagai pestisida organik terutama sebagai fungisida.

Larutan MOL dibuat sangat sederhana yaitu dengan memanfaatkan limbah dari rumah tangga atau tanaman di sekitar lingkungan misalnya sisa-sisa tanaman seperti bonggol pisang, gedebong pisang, buah nanas, jerami padi, sisa sayuran, nasi basi, dan lain-lain. Bahan utama dalam larutan MOL teridiri dari 3 jenis komponen, antara lain :

Karbohidrat: air cucian beras, nasi bekas, singkong, kentang dan gandum; Glukosa: cairan gula merah, cairan gula pasir, air kelapa/nira dan; Sumber bakteri: keong mas, buah-buahan misalnya tomat, pepaya, dan kotoran hewan.

Sabut Kelapa

Rata-rata produksi kelapa Indonesia 15,5 miliar butir/tahun, yaitu 3,02 juta ton kopra, 3,75 juta ton air, 0,75 juta ton arang tempurung, 1,8 juta ton sabut kelapa dan 3,3 juta ton sabut kelapa setara dengan . Jutaan ton debu kelapa. Kelapa merupakan hasil samping kelapa yang memiliki potensi yang cukup besar. Saat ini pemanfaatannya masih terbatas pada kerajinan, bahan bakar dan media tanam.

Tempurung kelapa memiliki ketebalan 5-6 cm dan terdiri dari lapisan luar dan dalam. Susunan kimia sabut kelapa meliputi selulosa, lignin, asam pirenat, gas, arang, tar, tanin, dan kalium. Satu buah kelapa menghasilkan 0,4 kg kelapa, yang mengandung 30% serat, yang kaya akan unsur.

Kelapa Kelapa mengandung kalium 10,25%, sehingga dapat menjadi alternatif sumber kalium organik pengganti pupuk KCl. Selain digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik, sabut kelapa juga digunakan sebagai media tanam dan pembuatan paper jelly. Unsur hara seperti Ca, Mg, K, Na dan P. cocok sebagai pupuk organik. Kelapa kelapa sebagai media tanam mampu mengikat dan menyimpan air dengan kuat, berventilasi dan berdrainase baik, cocok untuk lokasi panas dan mengandung unsur hara penting.

Serbuk kelapa juga dapat digunakan dalam pembuatan pupuk organik. Serbuk kelapa adalah produk sampingan dari proses serat serat. Serbuk kelapa mengandung berbagai unsur hara N, P, K, Ca, Mg, Na, Fe, Mn, Cu, Zn dan Al. Ini digunakan melalui proses pengomposan untuk mengurangi kadar senyawa fenolik dan tanin dalam debu kelapa.Selain bisa dibuat pupuk organik batok juga bisa digunakan membuat cocomesh dan bisa berjualan jual cocomesh

Cara Buat Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa

Pupuk organik cair adalah larutan hasil penguraian bahan organik sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia yang mengandung lebih dari satu unsur hara. Secara umum, pupuk organik cair tidak merusak tanah atau tanaman, meskipun digunakan sesering mungkin. Salah satu pembuatan pupuk organik (POC) yang mudah dan bahan baku yang mudah ditemukan bersama kami adalah POC berbahan dasar minyak kelapa.

Tanaman kelapa merupakan tanaman multifungsi dengan berbagai manfaat dan khasiat yang dikandungnya. Baik bagi manusia maupun bagi tumbuhan lainnya. Bintik-bintik hitam yang sering kita lihat di lapangan justru berubah menjadi sampah, termasuk batok kelapa. Selain membuat kelapa untuk penggunaan DIY, juga bisa dibuat menjadi pupuk organik cair.

Sebagai pupuk organik cair, rendaman kelapa memiliki banyak manfaat bagi tanaman, terutama kandungan kalium (K) dan fosfor (P) yang sangat tinggi yang membantu menambah pengisian dan bobot hasil gabah serta membuat tanaman lebih tahan rebah.Ini juga bertindak sebagai katalis dalam kaitannya dengan reaksi biokimia dalam jaringan tanaman

  • Sangat penting dalam pembentukan karbohidrat dan lemak
  • Tanaman lebih tahan atau lebih mudah beradaptasi dengan kekeringan
  • Meningkatkan daya tahan terhadap hama dan penyakit
  • Akarnya menjadi banyak dan semakin lebar pertumbuhannya
  • Meningkatkan hasil panen karena daun, bunga, dan buah-buahan cenderung tidak rontok
  • Kualitas hasil panen, terutama buahnya, semakin hari semakin baik. Padahal, rasa buahnya lebih manis.
  • Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat POC dari sabut kelapa adalah :
  • Barel / tong air / tabung dengan tutup
  • Pisau / parang
  • kelapa 1 kg
  • 100 liter air
  • Gula merah 100 gram
  • EM-4 100ml (1 tutup botol = 15ml)

Cara buat pupuk organik cair sabut kelapa :

  1. Pisahkan tempurung kelapa dari buahnya. Pisahkan sabut kelapa yang masih menempel dan masukkan ke dalam wadah.
  2. Larutkan gula merah dengan 10 liter air dalam wadah terpisah.
  3. Campurkan EM4 ke dalam larutan gula merah.
  4. Tuang adonan ke dalam wadah berisi sabut kelapa, lalu tutup rapat.
  5. Setiap pagi, buka tutup ember selama beberapa detik untuk mengeluarkan gas.
  6. Simpan dan simpan di tempat yang tidak terkena sinar matahari. Biarkan istirahat selama 2 minggu.
  7. Buka tutupnya pada hari ke-15. Perhatikan perubahan warnanya. Jika warna air rendaman sudah berubah menjadi kecoklatan, agak kehitaman atau kuning tua dan berbau seperti tape, ini tandanya pupuk organik cair (POC) sudah siap diaplikasikan ke tanah.

Menerima Pupuk Poc Kelapa

  1. Aplikasi pada bagian akar, cukup campurkan larutan POC dengan air bersih dengan perbandingan 1 : 3. Tuang sekitar 2 ml per tanaman pada tanaman seminggu sekali.
  2. Aplikasi pada daun, campurkan larutan POC dan air bersih dengan perbandingan 1:5 dan semprotkan langsung ke daun dan batang tanaman seminggu sekali
  3. Pemberian untuk tanaman padi baik digunakan saat tanaman berada pada fase generatif, karena memberikan nutrisi kalium (K) yang dibutuhkan untuk mengisi bulir padi.
  4. POC Kelapa Kelapa sangat baik saat tanaman sudah tua dan masih ditabur untuk merangsang akar dan batang tanaman
    Pemupukan tanaman dengan POC baik seminggu sekali

Nah itulah Cara Buat Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa,cukup gampang dipraktekkan sendiri di rumah,bahan-bahannya juga mudah didapat.

Layanan Gesek Tunai Kartu Kredit Makin Marak

Selain untuk berbelanja, kartu kredit termasuk memberi tambahan fasilitas tarik tunai bagi para pengguna. Tarik tunai mampu dilakukan di anjungan tunai mandiri (ATM) terdekat....
Guithay thay
2 min read

Berikut Contoh Soal Perhitungan PPh Pasal 24?

PAJAK Penghasilan (PPh) Pasal 24 adalah salah satu type pelunasan PPh di dalam tahun berjalan yang merupakan pajak yang dibayar atau terutang di luar...
Guithay thay
1 min read