Cara Merawat Tanaman Cengkeh

2 min read

Cara Merawat Tanaman Cengkeh

Cara Merawat Tanaman Cengkeh

Cara merawat tanaman cengkeh yang benar sangat berpengaruh terhadap cepatnya panen. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu coba agar tanaman cengkeh yang kamu miliki berbuah lebat.

Cara Merawat Tanaman Cengkeh

Cengkeh merupakan tanaman asli nusantara. Tanaman ini berasal dari Pulau Maluku, kemudian menyebar di daratan Indonesia lainnya sampai ke manca negara seperti Bangladesh, Sri Lanka, Pakistan, dan banyak lagi.

Cengkeh adalah salah satu jenis tanaman rempah yang mempunyai banyak manfaat. Bagian yang kerap dimanfaatkan dari tanaman cengkeh adalah bagian kuncup bunganya. Biasanya akan melalui proses pengeringan dulu sebelum akhirnya dikonsumsi atau digunakan. Kuncup bunga dari tanaman inilah yang sering disebut oleh masyarakat sebagai cengkeh.

Selain untuk penambah citarasa pada masakan, cengkeh juga dimanfaatkan untuk membuat minyak. Kegunaan minyak cengkeh ini banyak sekali, seperti menghambat pertumbuhan bakteri, menyehatkan sistem pencernaan, mengatasi sakit gigi, dan masih banyak lagi.

Manfaat Cengkeh

Manfaat Cengkeh

Tidak hanya cara merawat cengkeh saja yang perlu kamu ketahui, manfaat cengkeh ini juga harus kamu simak. Cengkeh yang memiliki sensasi hangat dan pedas cukup digemari oleh masyarakat, terutama yang tinggal di daerah dingin. Di samping itu, cengkeh juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh karena mengandung fosfor, zat besi, magnesium, kalsium, kalium, seng, natrium, dan juga vitamin. Beberapa manfaat cengkeh untuk tubuh, antara lain:

  • Menyehatkan jantung
  • Melancarkan pencernaan
  • Sebagai anti-oksidan
  • Mengatasi radang
  • Mengatasi rasa nyeri karena sakit gigi
  • Mencegah bau badan dan bau mulut
  • Mengontrol gula darah
  • Meningkatkan sistem imun tubuh

Manfaat yang sangat luar biasa dari rempah-rempah berwarna coklat ini membuatnya cukup istimewa sehingga menarik banyak peminat untuk mencoba budidaya tanaman cengkih, terlebih karena rempah ini berasal dari Indonesia. Iklim tropis yang dimiliki oleh Indonesia menjadi poin penting untuk menunjang pertumbuhan cengkeh.

Harga cengkeh di pasaran diketahui cukup stabil dengan permintaan konsumen terhadap rempah ini juga kian meningkat. Cengkeh dapat disimpan dalam kurun waktu yang relatif lama dan kualitasnya juga tidak akan menurun. Cukup menjanjikan apabila dikembangkan sebagai peluang usaha. Kamu tertarik? Coba saja untuk membudidayakannya dulu. Berikut adalah cara merawat tanaman cengkeh yang bisa kamu coba.

Perawatan dan Pemeliharaan Cengkeh

Pertumbuhan tanaman cengkeh yang sudah ditanam di lahan permanen harus dijaga mengingat banyaknya hama yang dapat menyerang tanaman cengkeh tersebut.

Hal ini dapat menyebabkan tanaman rusak sampai mati. Pemeliharaan terutama pada tahun-tahun awal perawatan terutama dilakukan guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap kuat, besar dan cepat berbunga.

Perawatan atau pemeliharaan tanaman cengkeh dapat kamu lakukan dengan cara-cara berikut ini.

Penyiraman

Tanaman cengkeh muda akan sama seperti itu apabila mereka tidak mendapatkan pasokan air yang cukup. Oleh karena itu, thesoil harus disimpan dalam keadaan lembab. Apalagi saat musim kemarau, penyiraman yang ekstra harus dilakukan.

Pemupukan

Cara merawat tanaman cengken dengan pemupukan ini dilakukan guna meningkatkan pertumbuhan, mempercepat pertumbuhan pohon dan nantinya memberikan hasil bunga cengkeh yang melimpah. Beri pupuk untuk tanaman ini setiap 6 bulan sekali.

Pupuk yang disediakan bisa dalam bentuk kompostorganik, pupuk kandang dan juga anorganik. Caranya dengan mencari tanah di sekitar area tanaman cengkeh dan menyuburkan thesoil, kemudian menutup lahan lagi. Pemupukan dilakukan secara berkala untuk menghasilkan data produksi.

Waspadai Hama dan Penyakit Tanaman

Cengkeh merupakan tanaman yang sangat sensitif terhadap pengaruh dari hama. Hama yang biasanya merusak tanaman ini adalah kerusakan akar, kerusakan toshoot, borer, kerusakan daun, dan penyakit yang sering menyerang antara lain, fenosfer, bakteri dari kayu cengkeh, cacat daun cengkeh, serta embun jelaga.

Oleh karena itu, isnecessary untuk mengendalikan penyakit, yaitu dengan menggunakan fungisida atau insektisida.

Penyulaman

Cara merawat tanaman cengkeh yang selanjutnya adalah penyulaman. Penyulaman artinya mengganti tanaman pohon cengkeh yang mati dengan bibit unggul baru. Untuk pembuahan, obat yang dibutuhkan  sebagai pengganti tanaman mati adalah benih yang usianya sama dengan tanaman yang masih hidup di darat supaya dapat tumbuh dengan seragam.

Masa peremajaan dilakukan pada musim hujan sehingga bibit baru mendapatkan pasokan air besar.

Pemutihan dan Penyortiran

Cara merawat tanaman cengkeh yang terakhir adalah melakukan pemutihan dan penyortiran. Disarankan supaya proses ini dilakukan setiap 6 bulan sekali di daerah sekitar pabrik. Serta membersihkan weed atau weed yang bisa menyediakan nutrisi tanah yang dibutuhkan oleh cengkeh.

Itulah tadi beberapa cara merawat tanaman cengkeh yang bisa kamu coba. Jika cengkeh sudah dalam tahap panen, kamu bisa mengeringkan bunga cengkeh menggunakan mesin cengkeh. Selamat mencoba budidaya cengkeh!