Kenapa Indonesia Sering Terjadi Bencana Alam ?

51 sec read

Seperti yang kita ketahui awal tahun 2021 diawali dengan berbagai peristiwa yang tidak mengenakan. Saat Indonesia sedang berjuang melawan wabah Covid-19 yang terus menyebar ada banyak bencana alam yang terjadi. Bukan hanya itu sejumlah bencana alam tersebut juga terjadi di tengah peristiwa duka jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

 

Bencana alam yang terjadi di awal awal 2021 adalah longsor di Sumedang, Jawa Barat. Kemudian dilanjutkan dengan terjadinya sejumlah bencana alam di beberapa daerah lainnya mulai dari banjir, gempa bumi, curah hujan yang tinggi, angin topan, hingga gunung meletus.

 

Lalu mengapa Indonesia banyak dilanda bencana alam? Menurut Dosen Universitas Hasanuddin (Unhas), Adi Maulana menyatakan Indonesia merupakan negara dengan potensi bencana alam yang sangat besar. Dia mengatakan potensi itu muncul dari proses terbentuknya kepulauan Indonesia.

 

“Indonesia menjadi sebuah negara dengan potensi bencana alam, terutama bencana tektonik geologi, hingga hidrometeorologi itu yang sangat besar sekali,” ujar Adi dalam webinar ‘Bencana di Negeri Cincin Api’ yang diselenggarakan ALMI, Rabu (10/2).

 

Adi menuturkan kepulauan Indonesia terbentuk dari proses evolusi yang sangat panjang, yakni akibat pergerakan tektonik. Dia berkata pergerakan lempeng selama beberapa puluh juta tahun akhirnya membentuk konfigurasi kepulauan Indonesia.

 

Namun selain itu bencana alam yang terjadi di Indonesia juga disebabkan oleh ulah masyarakat Indonesia sendiri. Masyarakat Indonesia masih sering merusak alam yang menyebabkan terjadinya bencana alam. Contohnya penebangan pohon yang dapat menyebabkan longsor, membuang sampah sembarangan dapat menyebabkan banjir dan lain-lainya.

 

Sumber referensi : Tujuh berita