Ketahui Dulu Efek Samping Dari Perawatan Microneedling ?

2 min read

Tersedia satu perawatan di dokter kulit yang juga populer: microneedling. Ya, terapi induksi kolagen atau yang lebih dikenal bersama microneedling adalah keliru satu prosedur perawatan wajah yang banyak digunakan untuk menangani beragam persoalan kulit.

Pada awalannya prosedur ini diperkenalkan untuk peremajaan kulit. Namun, seiring perkembangannya, microneedling juga dapat digunakan untuk menangani beragam persoalan kulit lain. Misalnya menghalau bekas luka, jerawat, stretch mark, kerutan, flek hitam, serta pori-pori besar.

 

Bisa dibilang microneedling adalah prosedur perawatan kulit yang aman, mudah, dan efektif. Meski begitu, sama halnya bersama prosedur perawatan kulit lainnya, microneedling bukan bermakna bebas risiko sama sekali. Jika tidak ditunaikan bersama langkah yang tepat, prosedur ini justru dapat menambahkan dampak jelek pada Anda. Lantas, apa saja dampak samping microneedling?

 

Cari paham jawabannya di bawah ini.

 

Memahami langkah kerja dan prosedur microneedling

Microneedling adalah prosedur kosmetik minim risiko yang digunakan untuk menunjang menangani beragam persoalan kulit bersama langkah merangsang produksi kolagen. Microneedling juga dikenal sebagai terapi induksi kolagen.

Jika beragam prosedur kecantikan yang udah Anda jalankan untuk menangani bekas jerawat dan strech mark belum juga menambahkan hasil yang memuaskan, Anda dapat coba microneedling.

Tak cuma itu saja, prosedur ini juga dapat digunakan untuk menangani beragam persoalan kulit wajah sepert bekas jerawat, garis dan kerut halus, kulit yang kendur, pori-pori yang besar, flek cokelat, serta persoalan pigmen kulit lainnya.

Prosedur ini membutuhkan sementara lebih kurang 30 menit. Dokter Anda bakal menambahkan bius lokal untuk mengurangi barangkali rasa sakit satu jam sebelum perawatan dimulai. Selama prosedur, Dokter spesialis kulit bakal menusukkan jarum-jarum halus di bawah kulit Anda bersama alat bernama dermaroller untuk mengakibatkan luka kecil.

Luka-luka kecil pada kulit wajah Anda kemudian bakal merangsang produksi berasal dari elastin dan kolagen yang menunjang pengobatan luka. Kolagen baru inilah yang bakal memicu kulit wajah Anda terlihat lebih licin, kencang, dan lebih muda.

Setelah prosedur, Anda bakal diberikan serum yang berfaedah untuk menaikkan produksi kolagen. Jika Anda memiliki kulit yang sensitif, Anda wajib waspada di dalam memakai serum ini.

Kulit Anda bakal menjadi lebih peka setelah perawatan karena prosedur berikut dapat memicu peradangan. Luka yang terlihat juga memungkinkan produk apa pun yang digunakan pada kulit Anda menembus lebih di dalam dan lebih mengiritasi.

 

Efek samping microneedling yang wajib diwaspadai

Seperti halnya semua prosedur kosmetik, microneedling bukan tanpa risiko sama sekali. Efek samping yang paling umum adalah iritasi kulit ringan setelah prosedur.

Kulit Anda juga bakal terlihat sedikit kemerahan selama sebagian hari. Ini merupakan respon alami pada luka kecil akibat terkena jarum yang ditusukkan ke kulit Anda.

Secara umum dampak samping microneedling tidak seberat operasi plastik, supaya sementara pemulihannya condong lebih cepat. Anda dapat kembali bekerja atau beraktivitas normal setelah prosedur kalau Anda merasa nyaman.

Beberapa orang juga diperbolehkan memakai makeup untuk menyamarkan dampak samping microneedling sebagian hari setelah prosedur.

Kulit Anda juga bakal lebih peka pada matahari, menjadi mutlak bagi Anda untuk selalu memakai tabir surya ketika mengidamkan jalankan aktivitas di luar ruangan.

 

Segera hubungi dokter kalau Anda lihat dampak samping yang lebih parah, seperti:

 

-Berdarah
-Bernanah
-Bengkak dan memar
-Infeksi
-Kulit mengelupas berlebihan

Yang wajib diperhatikan sebelum jalankan microneedling

Tidak semua orang safe untuk jalankan prosedur ini. Anda wajib berkonsultasi dulu bersama dokter kulit dan pakar kecantikan sebelum meniti perawatan kulit ini. Terutama kalau Anda:

-Hamil
-Memiliki penyakit kulit tertentu, layaknya psoriasis atau eksim
-Memiliki luka terbuka
-Memiliki riwayat bekas luka kulit
-Sedang meniti terapi radiasi tertentu
-Memiliki jerawat yang tengah aktif