Ketentuan Khusus Bagi Orang Masuk Kalteng

2 min read

Pemprov Kalimantan Tengah mengeluarkan Surat Edaran mengenai Ketentuan Khusus Perjalanan Orang Masuk Wilayah Kalteng Dalam Masa Pandemi Covid-19. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menunjukkan surat edaran .

“Maksud Surat Edaran ini adalah untuk menyesuaikan secara spesifik penerapan protokol kesehatan pada pelaku perjalanan orang masuk wilayah Kalteng di dalam era pandemi Covid-19,” ujarnya, kepada info kalteng .

Dalam Surat Edaran tersebut, Gubernur Kalteng menegaskan tiap tiap individu yang melaksanakan perjalanan masuk wilayah Kalteng kudu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 4M yaitu kenakan masker, membasuh tangan bersama sabun atau pakai hand sanitizer, melindungi jarak dan menghindari kerumunan.

Selain itu, pelaku perjalanan masuk wilayah Kalteng kudu ikuti ketetapan spesifik di antaranya: Pertama, tiap tiap individu yang melaksanakan perjalanan orang bersama kendaraan pribadi maupun lazim bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketetapan dan ketetapan spesifik yang berlaku.

Kedua, pelaku perjalanan transportasi udara, transportasi laut dan penyeberangan laut kudu menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil alih di dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum saat keberangkatan sebagai beberapa syarat perjalanan dan isi e-HAC lndonesia.

Ketiga, pelaku perjalanan transportasi lazim darat kudu menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil alih di dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam sebelum saat keberangkatan. Keempat, pengisian e-HAC lndonesia diimbau bagi pelaku perjalanan bersama seluruh moda transportasi darat lazim maupun pribadi, kalau bagi pelaku perjalanan hawa dan laut kudu melaksanakan pengisian e-HAC lndonesia.

Kelima, anak-anak di bawah umur 5 th. tidak diwajibkan melaksanakan tes RT-PCR atau rapid test antigen sebagai syarat perjalanan. Terakhir, seumpama hasil tes RT-PCR/rapid test antigen negatif namun menunjukkan gejala, pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan melaksanakan tes diagnostik RT-PCR dan isolasi berdiri sendiri sepanjang waktu tunggu hasil pemeriksaan.

Perangkat Daerah yang menyelenggarakan faedah perihal perhubungan darat/laut/udara menindaklanjuti Surat Edaran ini bersama melaksanakan penerbitan Standar Operasional Prosedur (SOP) Ketentuan Khusus Perjalanan Orang Masuk Wilayah Kalteng bersama mengacu pada Surat Edaran ini dan Perundang-Undangan.

Surat Edaran Nomor 443.1/40/Satgas Covid-19 ditujukan kepada sejumlah pihak, yakni: Kepala Kepolisian Daerah Kalteng, Komandan Komando Resort Militer 102/Panju Panjung Bupati/Wali Kota se-Kalteng, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalteng Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan se-Kalteng, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVI Kalteng Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara se-Kalteng, Executive General Manager PT.

Angkasa Pura Cabang Palangka Raya Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan se-Kalteng dan Kepala Terminal Bus se-Kalteng. Terkait pengetatan protokol kesehatan perjalanan orang, pemakaian masker kudu dijalankan bersama benar menutupi hidung dan mulut, type masker yang digunakan pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis.

Pelaku perjalanan tidak diperkenankan bicara satu arah maupun dua arah lewat telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan bersama moda transportasi lazim darat, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara. Pelaku perjalanan tidak diperkenankan makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam.

Hal itu tidak berlaku bagi individu yang kudu mengkonsumsi obat di dalam rangka penyembuhan yang kalau tidak dijalankan bisa membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Dalam Surat Edaran disebutkan masing-masing yaitu Kepolisian Daerah Kalteng, Komando Resort Militer 102/Panju Panjung dan Bupati/Wali Kota dibantu otoritas penyelenggara transportasi lazim berbarengan menyelenggarakan pengendalian perjalanan orang dan transportasi lazim yang safe Covid-19 bersama membentuk Pos Pengamanan Terpadu.

Otoritas, pengelola, dan penyelenggaraan transportasi lazim menugaskan pengawasan sepanjang penyelenggaraan operasional transportasi umum.

Kepolisian Daerah Kalteng, Komando Resort Militer 102/Panju Panjung, Bupati/Walikota dan otoritas penyelenggara transportasi lazim berhak menghentikan dan/atau melaksanakan pelarangan perjalanan orang atas basic Surat Edaran ini yang seirama dan tidak bertentangan dan atau ketetapan Peraturan Perundang-Undangan Pemalsuan surat keterangan hasil tes RT-PCR atau rapid test antigen yang digunakan sebagai beberapa syarat perjalanan orang akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan Perundang- Undangan.

 

 

Sewa Videotron Indoor

Sekarang ini, perubahan tehnologi semakin mengalami perkembangan, hingga sekarang Anda dan seluruh orang di penjuru dunia mana saja sudah dimanjakan oleh alat yang bernama...
Guithay thay
1 min read