Media Tanam Cocopeat

Sedang mencari media tanam cocopeat untuk dijadikan sebagai media tanam selain tanah, cocopeat yang banyak digunakan oleh sebagian besar orang cocopeat memiliki keunggulan tersendiri. Pada artikel kali ini saya akan membagikan cara membuat media tanam cocopeat .

Sementara itu, untuk membuat cocopeat memerlukan mesin cocopeat mengapa? karena untuk mempermudah dan mempercepat proses pembuatan, untuk dapat membuat cocopeat sendiri di rumah sebenarnya mudah susah karena sabar prosesnya cukup lama, mengapa demikian harus terlebih dahulu mempersulitnya.

 

Apa Itu Cocopeat

media tanam cocopeat

Produk turunan kelapa Indonesia seperti cocopeat diminati pasar Timur Tengah, terutama negara Uni Emirat Arab. Produk Cocopeat ini adalah produk turunan kelapa yang berasal dari serabut kelapa/sabut kelapa atau serabut kelapa.

yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan media tanam budidaya, pupuk dan penyerap dalam industri. Cocopeat umumnya dikemas dalam bentuk kemasan serbuk curah atau dalam kemasan kompres (mampat dan padat) berbentuk balok (briket), lempengan papan, dan lempengan cakram.

Bahan media tanam ini terbuat dari sekam atau tempurung buah kelapa yang di olah atau di haluskan sehingga menjadi butiran-butiran seperti serbuk kayu. Cocopeat sendiri sangat baik untuk menanam media tanam karena keseimbangan dalam mempertahankan kelembapan, artinya tanaman tidak mudah layu karena udara yang tersimpan cukup lama.

Selain itu cocopeat juga bisa menetralkan kadar ph dan penyimpanan unsur hara yang diberikan oleh pemilik tanaman. Oleh karena itu, media tanam ini sangat bagus untuk kamu yang memiliki banyak tanaman di rumah.

Cocopeat sendiri sebenarnya bisa di beli di hampir setiap toko tanaman. Namun kamu sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah karena caranya mudah, sekaligus menghemat uang. Untuk lebih jelasnya yuk langsung saja simak cara membuat media tanam cocopeat berikut ini.

 

Media Tanam Cocopeat

Bahan-Bahan Yang Perlu Di Siapkan :

  • sabut kelapa
  • Udara
  • Pisau
  • pencampur
  • sar
  • MOL air cucian beras dan urin kelinci

Cara Membuat Media Tanam Cocopeat :

1. Basahi Sabut Kelapa

Setelah mendapatkan sabut kelapa, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyiram sabut kelapa. Gunakan sabut kelapa seperlunya. Basahi sabut kelapa agar tidak terlalu keras saat dipotong-potong. Setelah dibasahi maka sabut kelapa siap untuk dipotong kecil-kecil.

2. Potongan Jemur Sabut Kelapa

Setelah dipotong kecil-kecil, jemur potonga sabut kelapa agar lebih mudah untuk dihaluskan selama beberapa jam. Setelah dijemur dan kering, maka sabut kelapa bisa dihaluskan.

3. Haluskan

Untuk menghaluskan sabut kelapa, bisa dengan manual yakni dengan ditumbuk atau menggunakan blender sampai halus. Untuk lebih praktis dan cepat menggunakan mesin cocopeat , tapi karena kita membuat di rumah jadi untuk menghaluskannya secara seadanya saja.

4.Saring Sabut Kelapa

Ayak atau sari sabut kelapa yang sudah diblender agar lebih halus lagi. Setelah selesai masukkan ke dalam wadah atau toples bekas. Sisa ayakan atau sabut yang masih kasar bisa dihaluskan lagi dengan blender atau dibuat MOL sabut kelapa.

Sabut kelapa ini mengandung banyak unsur K, yakni kalium yang bisa membantu untuk proses pembuahan. Cocopeat ini bisa digunakan untuk penyemaian beberapa jenis tanaman sayuran dan buah-buahan.

5. Campurkan Sabut Kelapa Halus Dengan MOL

Sabut kelapa atau cocopeat yang sudah halus perku direndam dengan air campuran MOL selama 1 hari. Mol yang digunakan adalah campuran 1 liter air yang ditambahkan 50 cc urin kelinci dan 100 cc air cucian beras.

 

Cocopeat Untuk Tanaman Apa Saja?

Sangat cocok untuk sayuran berdaun seperti sawi, bayam dan kangkung yang dibudidayakan dalam pot. Nilai PH Cocopeat adalah 5,8 hingga 6,5, yang merupakan kisaran yang sempurna bagi sebagian besar jenis tanaman untuk tumbuh. Cocopeat juga bisa digunakan sebagai media untuk budidaya tanaman secara hidroponik.

 

Manfaat Media Tanam Cocopeat

Cocopeat memiliki sifat mudah menyerap dan menyimpan air. Ia juga memiliki pori-pori, yang memudahkan pertukaran udara, dan masuknya sinar matahari. Kandungan Trichoderma molds-nya, sejenis enzim dari jamur, dapat mengurangi penyakit dalam tanah.

Dengan demikian, cocopeat dapat menjaga tanah tetap gembur dan suburban. Dalam 1 kg Cocopeat dapat menampung hingga 16 liter udara. Karena kemampuannya dalam menyerap cairan, cocopeat dapat meningkatkan porositas tanah.

Efek positifnya, tanah akan menahan lebih banyak udara dan udara sehingga sirkulasi serta drainase pada wadah/lahan akan lebih terjaga.

Related posts