Memelihara Ayam Bangkok Aduan Agar Tetap Sehat

4 min read

Halo teman-teman,pada kesempatankali ini kita akan belajar mengenai cara memelihara ayam bangkok. Oiya,kita juga akan mempelajari beberapa jenis ayam bangkok yang ada di Indonesia.

Ternak Ayam Bangkok

Perlu anda ketahui cara dan cara beternak ayam bangkok karena harga ayam yang satu ini sangat tinggi.Mencapai Rp 5 juta hingga Rp 30 juta per kapita. Ayam ini bercirikan leher panjang, jambul merah muda dan cabang pendek, serta umumnya berwarna merah.

Dari perspektif potensi bisnis yang menguntungkan, beternak ayam Bangkok mungkin menjadi sumber cuan terbaru Anda tahun ini.

Jenis-jenis Ayam Bangkok

Jenis-jenis ayam bangkok

Sebelum anda mengetahui cara beternak ayam bangkok, ada baiknya anda menjelaskan dulu jenis-jenis ayam bangkok berikut ini.

1. Wangkas

Jenis ayam Bangkok Wangkas ini memang dikenal sebagai keturunan sabung ayam. Umumnya ayam ini digunakan sebagai pembibitan sapi sehingga lahir bibitnya sebagai petarung.

Jenis ayam ini ada dua, yaitu Wangkas Emas dan Wangkas Geni. Trim emas jenis ini memiliki bodi kuning keemasan. Pada masa jenius Wangka, tubuhnya didominasi oleh warna merah yang mirip dengan warna api.

2. Wiring

Bangkok Wiring Chicken selalu menjadi idaman para makelar ayam karena bentuk dan warnanya yang menawan. Di Thailand, ayam ini digunakan sebagai persembahan oleh raja-raja.

Ayam kabel umumnya diidentifikasi dengan pola hitam dasar. Ada bulu berwarna kemerahan di leher dan ekor Rawi. Jenis ayam ini adalah ayam wiring kuning dan ayam galih.

Perbedaan keduanya terletak pada warna bulu rawis. Kabel kuning memiliki bulu mata burung kuning yang dominan. Sedangkan kabel Galih memiliki dominan warna kecoklatan atau merah tua.

Ketika datang ke serangan, ayam kabel adalah tuannya. Ia memiliki pukulan keras yang tepat dan suka menyerang ayam kampung (Cemani).

3. Klawu

Klawu adalah bahasa Jawa yang terbuat dari abu-abu, jadi Bangkok Klawu Chicken adalah ayam abu-abu. Warna dasar dipadukan dengan warna merah, hitam dan ivory pada bulu leher.

Varian ayam klawu adalah klawu geni, klawu kethek dan klawu-ivory. Setiap orang memiliki warna yang berbeda.Ayam Klawu Geni bermotif merah, Klawu Kethek bermotif hitam dan Klawu Gading bermotif kuning.

Saat Klawu-Hahn diajak sabung ayam, ia mendapat pukulan keras, bisa menyesuaikan ritme penyerangan dan tenang saat menyerang. Meski begitu, ayam ini kurang diminati karena warnanya yang terlalu kalem.

4. Jali (Blirik)

Ayam Bangkok Jali atau ayam blirik umumnya menjadi hewan peliharaan. Rona tersebut terdiri dari bercak kuning, putih, merah dan hitam.Kendati demikian, ayam ini juga lebih cocok sebagai ayam aduan. Ayam ini gesit dan agresif, tetapi mudah lelah.

5. Blorok

Ayam Blorok Bangkok hampir sama dengan Ayam Jali. Perbedaannya ada di tempat teduh. Gaya Ayam Blorok memang tidak serapi Ayam Jali.Warna dominan ayam blorok adalah putih, sedangkan jali mendominasi dengan warna kuning.

Ayam Blorok yang diidam-idamkan adalah madu Blorok. Warnanya putih dengan kombinasi hitam, merah dan hijau. Oleh karena itu madu blorok banyak disimpan.

Keunggulan ayam blorok madu adalah pandai bertempur, ketekunan yang kuat dan kemampuan mengenali kelemahan lawan. Kerugiannya ringan hingga lemah, kurang akurat dan kurang parah.

6. Putih

Ayam bangkok putih memiliki warna dasar putih. Ayam ini terlihat memukau dan sangat bagus sebagai hewan peliharaan.Ayam putih juga memiliki lompatan cepat saat dimusnahkan.

7. Jragem

Berbeda dengan ayam putih, ayam Bangkok Jragem sebenarnya berwarna hitam pekat seperti kumbang.Ayam ini langka. Jika demikian, kemungkinan besar ayam bangkok dan ayam lokal (cemani).

8. Jalak (Wido)

Jalak bangkok atau ayam wido memiliki warna dasar hitam dengan kombinasi putih kehijauan pada bulu lehernya.Jenis ayam ini ada dua yaitu white wido dan golden wido.Ayam ini kurang diminati karena warnanya yang kurang bercorak. Meski demikian, ayam ini layak dipelihara.

9. Mathai

Bagaimanapun, Bangkok adalah Mathai Chicken. Ayam ini merupakan hasil persilangan antara ayam burma dan ayam bangkok.Karena persilangan ini, ayam mathai menjelma menjadi ayam yang jago dalam berkelahi, bergerak cepat dan tangguh.

Cara Memelihara Ayam Bangkok

cara memelihara ayam bangkok

Ayam bangkok juga perlu dirawat dengan baik. Tidak hanya digunakan sebagai bahan untuk sabung ayam saja, tetapi juga dapat digunakan sebagai hewan peliharaan ayam.Kunci pemilihan jenis dan cara beternak ayam bangkok adalah dengan mengutamakan kesabaran.

Anda dapat menerapkan tahapan pemeliharaan anak ayam Bangkok untuk semua jenis anak ayam Bangkok yang Anda pilih. Di bawah ini adalah cara merawat ayam bangkok aduan yang baik.

1. Pilih Indukan yang Aktif, Gesit, dan Sehat

Ayam sehat berasal dari indukan yang sehat. Oleh karena itu pilihlah indukan yang aktif, gesit dan sehat.Selain itu, pastikan induk ayam yang bebas cacingan tidak cacat atau sakit. Hal ini penting dilakukan untuk menjaga kualitas benih dan menjaganya agar tetap kuat.

2. Buat Kandang Tanpa Jentik Nyamuk

Saat membuat kandang, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan membangunnya dengan saluran pembuangan yang halus. Sehingga saluran air bebas jentik nyamuk. Selain itu, pastikan jarak kandang ayam betina 5 meter dari kandang ayam lain atau rumah anda dengan kontur lantai yang rata.

Jika rumah Anda memiliki taman dengan pepohonan, buatlah ventilasi udara dan cahaya untuk bersirkulasi juga. Arahkan kandang sejajar arah angin agar ayam tidak menularkan penyakit.Jangan lupa untuk mencoba mencari lokasi kandang di tanah berumput. Pagar dengan semen dan batu bata atau bambu agar ayam tidak kemana-mana.

Agar tidak bingung, Anda bisa melihat-lihat beberapa jenis kandang ayam, mis. B. Kandang Umbaran Individu, Kandang Pos dan Kandang Tidur.

3. Sediakan Benih dan Suplemen Tambahan

Setelah ayam betina bertelur, sekarang saatnya memberi makan benih. Anak ayam benih diberi pakan pada umur 2 hari, 3 bulan, 6 bulan, dan 7 bulan ke atas.

Misalnya benih ayam yang berumur 2 hari hanya diberi pakan berupa air, karena benih tersebut masih bergantung pada populasi induknya. Untuk benih di bawah umur 3 bulan berikan pakan murni atau berkalsium tinggi dan berprotein. Pur ini memiliki tekstur yang lembut jika dicampur dengan air. Tapi pastikan yang murni tidak terlalu lembab dan meracuni ayam.

Bila benih sudah hampir berumur 1 sampai 4 bulan, tambahkan suplemen berupa campuran susu bubuk dan bayi dengan perbandingan 1: 5. Manfaatnya adalah tulang, rambut, otot dan bagian tubuh lainnya dibangun.

Sedangkan benih untuk ayam berumur 3-6 bulan, benih membutuhkan kalsium, protein, lemak, dan karbohidrat untuk daging dan pertumbuhan otot. Beri rapi dengan tekstur agak kasar lalu campur dengan nasi.Jika benih lebih tua dari 6 bulan, mereka dapat diberi makan lebih keras. Misalnya dedak, jagung, gabah, beras merah atau konsentrat.

Kalian juga bisa menggunakan mesin pembuat pakan ayam dalam pembuatan pakan untuk ayam bangkok aduan.

4. Buang Bulu Benih Ayam

Cara memelihara ayam bangkok yang selanjutnya yaitu,mencabut bulu benih ayam.Meski bulu ayam membuat bijinya tampak besar, sebenarnya mereka bisa mengonsumsi sebagian makanan dan asupan makanannya.

Jadi penting untuk mencabut sebagian bulu ayam. Buang bulu saat benih pada ekor dan sayap sudah berumur 3 minggu. Saat benih berumur 2 bulan, hilangkan bulu-bulu yang lepas di punggung dan leher.

5. Perawatan Bibit Secara Intensif

Anak ayam atau ayam membutuhkan perawatan yang intensif. Misalnya saat benih dilepas untuk dimainkan. Batasi 30 menit sehari agar bibit tidak kehilangan banyak energi.Saat benih ayam berumur 6 bulan atau dilihat dari bulu burung, sebaiknya benih tetap di dalam kandang.

6.Mandikan Ayam

Agar ayam tidak terlihat suram dan rata, mandikan bibit secara teratur dan menyeluruh. Karena mandi saja bisa mempengaruhi performa bertarungnya. Mandikan ayam sekitar jam 8 pagi jika cuaca bagus. Gunakan air bersih yang mengalir.

7. Pelatihan Fisik Ayam

Ayam tidak hanya perlu dimandikan, tetapi juga perlu latihan fisik. Ayam mulai berlatih saat berusia 6-7 bulan. Latihan fisik ini terdiri dari adu ayam dengan ayam kampung atau senam sejenis dan senam pagi.

Sekian artikel tentang cara memelihara ayam bangkok aduan,semoga dengan artikel ini dapatmembantu kalian dalam beternak ayam bangkok.