Mengubur Jenazah Menurut Hukum Islam

2 min read

Kewajiban yang keempat bagi seorang muslim yang masih hidup terhadap muslim yang telah meninggal adalah menguburkannya. Tentunya menguburkan jenazah tidak asal dimasukkan dan ditimbun tanah begitu saja. Ada aturan-aturan tertentu yang digariskan oleh Islam di dalam pelaksanaan penguburan ini. Ada perlakuan yang mesti dilakukan, ada doa-doa yang mesti diucapkan. Aturan-aturan Islam perihal penguburan ini menunjukkan bahwa Islam sangat memuliakan umat manusia. Tidak hanya ketika masa hidupnya saja, saat telah meninggal pun jenazah manusia mesti diperlakukan dengan baik.

Dalam Al-Qur’an Allah subhânahu wa ta’âla menyatakan: وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ Artinya: “Dan sungguh telah Kami muliakan anak keturunan Adam.” (QS. Al-Isra: 70) Secara teknis Dr. Musthafa Al-Khin di dalam kitabnya al-Fiqhul Manhajî menjelaskan tata cara mengubur jenazah sebagai berikut: Kewajiban minimal dalam mengubur jenazah adalah dengan mengubur jenazah pada satu lubang yang dapat mencegah tersebarnya bau dan dari dimangsa binatang buas, serta dengan menghadapkannya ke arah kiblat. Sedangkan untuk lebih sempurnanya mengubur jenazah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

1. Jenazah dikubur dalam sebuah lubang dengan kedalaman setinggi orang berdiri dengan tangan melambai ke atas dan dengan lebar seukuran satu dzira’ lebih satu jengkal. Berdasarkan sebuah hadits riwayat Imam Turmudzi berkenaan dengan para sahabat yang terbunuh pada waktu perang uhud, beliau bersabda: احْفِرُوا، وَأَوْسِعُوا، وَأَحْسِنُوا Artinya: “Galilah liang kubur, luaskan dan baguskan.”

2. Wajib memiringkan jenazah ke sebelah kanan dan menghadapkannya ke arah kiblat. Sekiranya jenazah tidak dihadapkan ke arah kiblat dan telah diurug tanah maka liang kubur wajib digali kembali dan menghadapkan jenazahnya ke arah kiblat bila diperkirakan belum berubah. Disunahkan untuk menempelkan pipi jenazah ke bumi.

3. Bila tanahnya keras disunahkan liang kubur berupa liang lahat. Yang dimaksud liang lahat di sini adalah lubang yang dibuat di dinding kubur sebelah kiblat seukuran yang cukup untuk menaruh jenazah. Jenazah diletakkan di lubang tersebut kemudian ditutup dengan menggunakan batu pipih agar tanahnya tidak runtuh mengenai jenazah. 

Namun bila tanahnya gembur maka disunahkan dibuat semacam belahan di bagian paling bawah liang kubur seukuran yang dapat menampung jenazah di mana di kedua tepinya dibuat struktur batu bata atau semisalnya. Jenazah diletakkan di belahan liang kubur tersebut kemudian di bagian atasnya ditutup dengan batu pipih lalu diurug dengan tanah. Bisa penulis gambarkan, belahan ini bisa jadi semacam parit yang membelah bagian dasar liang kubur. Di parit inilah jenazah diletakkan. Adapun batu pipih untuk penutup sebagaimana disebut di atas, di Indonesia barangkali lebih sering menggunakan papan kayu sebagai penutup jenazah agar tidak terkena reruntuhan tanah.

4. Setelah jenazah diletakkan secara pelan di dasar kubur disunahkan pula untuk melepas tali ikatannya dimulai dari kepala. Akan lebih baik bila orang yang meletakkan dan meluruskan jenazah di liang kubur adalah orang laki-laki yang paling dekat dan menyayangi si mayit pada saat hidupnya. Pada saat meletakkannya di liang lahat disunahkan membaca: بِسْمِ اللهِ وَعَلَى سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ “Bismillâhi wa ‘alâ sunnati Rasûlillâhi shallallâhu ‘alaihi wa sallama.” Mengikuti sunah Rasulullah sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Imam Abu Dawud dari sahabat Abdullah bin Umar, bahwa bila Rasulullah meletakkan jenazah di dalam kubur beliau membaca bismillâhi wa ‘alâ sunnati Rasûlillâhi shallallâhu ‘alaihi wa sallama.

Sementara Syekh Nawawi Banten dalam kitab Kâsyifatus Sajâ menambahkan  bahwa ketika proses mengubur jenazah disunahkan menutupi liang kubur dengan semisal kain atau lainnya. Ini dimaksudkan barangkali terjadi ada yang tersingkap dari diri jenazah sehingga terlihat apa yang semestinya dirahasiakan.  Juga disunahkan meletakkan jenazah di liang kuburnya dengan posisi tubuh miring ke sebelah kanan. Bila dimiringkannya pada tubuh sebelah kiri maka makruh hukumnya. Pada hal ini, dalam konteks wilayah Indonesia yang arah kiblatnya cenderung ke arah barat sedangkan wajib hukumnya menghadapkan jenazah ke arah kiblat, maka untuk memiringkan tubuhnya ke sisi kanan ketika jenazah dikubur posisi kepala berada di sebelah utara. Bila posisi kepala ada di sebelah selatan maka untuk menghadapkannya ke arah kiblat mesti memiringkan tubuhnya ke sisi kiri. Wallâhu a’lam. (Yazid Muttaqin)

Saat menguburkan jenazah disunahkan membaca doa berikut selama prosesi pemakaman.
بسم الله وعلى ملة الله
Bismillah wa ‘ala millatillah.
Dengan menyebut nama Allah, dan semoga selalu di atas agama Allah.
Hal ini sebagaimana riwayat hadis dari Ibnu Umar yang mendengar Rasulullah saw. bersabda.
إذا وضعتم ‏موتاكم في القبور فقولوا: بسم الله، وعلى ملة رسول الله” رواه أحمد، والترمذي، وأبو ‏داود، وابن ماجه
Saat kalian sudah meletakkan jenazah di dalam kubur, berdoalah dengan bismillah wa ‘ala millatillah.
Syekh al-Bahuti dalam Kasyful Qina‘ menjelaskan bahwa doa dan zikiran apapun yang sesuai dengan konteks pemakaman boleh dibaca. Sementara itu, doa lain yang bisa dibaca saat menguburkan jenazah adalah doa dari sahabat Ibnu Umar sebagai berikut.
اللهم أجرها من الشيطان، ومن عذاب القبر، اللهم جاف الأرض عن ‏جنبها، وصعد روحها، ولقها منك رضواناً
Allohumma ajirna minas syaithoni wa min ‘adzabil qobri, allohumma jafil ardho ‘an janbiha wa sho‘id ruhaha wa laqqiha minka ridhwana
Ya Allah, selamatkanlah kami dari setan dan azab kubur. Ya Allah, perluaslah makam jenazah ini, angkatlah ruhnya, temukanlah ia dengan keridaan-Mu (HR Ibnu Majah)

Gunakan Jam Meja souvenir Perusahaan untuk Media Promosi

Kalau jam dinding biasanya kita sudah biasa melihatnya, dan banyak orang sudah memiliki jam dinding di rumah- rumahnya akan tetapi untuk anda yang orang...
Guithay thay
1 min read

Berbagai Fakta Menarik Mengenai Behel Gigi Jogja Ini Wajib…

Sebuah klinik dokter gigi Jogja tidak hanya membuka praktik perbaikan gigi yang berkaitan dengan kecantikan gigi. Namun juga berbagai metode yang bisa dilakukan untuk...
Guithay thay
1 min read

Tips Merawat Tas ala Victorinox

Untuk Anda penggemar tas, pasti memiliki koleksi tas lebih dari cukup bukan di lemari? Umumnya wanita akan memiliki beberapa tas dengan bahan, warna, juga...
Guithay thay
1 min read