Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa

Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa

Selamat datang di artikel saya semoga bisa menambah wawasan anda  tentang pemanfaatan keajinan sabut kelapa yang memiliki sejuta keunggulan dan karya pada 1 buah kelapa ,Yuk simak Sejarahnya dulu!

Sejarah

Seperti diketahui, sabut kelapa merupakan limbah dari buah kelapa yang biasanya dibuang begitu saja karena sudah tidak digunakan lagi. Namun sabut sudah dikenal sebagai limbah, jika berada di tangan orang-orang kreatif, karena beberapa kerajinan sabut kelapa ini dapat dibuat menjadi barang yang estetis dan fungsional.

Sabut adalah bagian dari mesocarp (selimut) yang berupa sabut kelapa kasar. Sabut biasanya disebut sebagai limbah yang hanya ditumpuk di bawah tegakan kelapa dan kemudian dibiarkan membusuk atau kering. Sebagian besar penggunaannya hanya untuk kayu bakar.

Secara tradisional, masyarakat mengolah sabut menjadi tali dan ditenun menjadi kesed. Padahal sabut masih memiliki nilai ekonomi yang cukup baik. Sabut kelapa bila diurai akan menghasilkan serat sabut (cocofibre) dan serbuk sabut (cococoir) dengan jual cocomesh.

Namun, produk inti sabut adalah serat sabut. Dari produk cocofibre akan dihasilkan berbagai macam produk turunan yang sangat bermanfaat. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, sabut kelapa diolah menjadi pupuk tanaman.

Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa

Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa

Manfaat dari Kerajinan Sabut Kelapa

1. Berfungsi sebagai Pupuk Organik
Perlu diketahui bahwa sabut kelapa memiliki kandungan mineral dan nutrisi yang tinggi, sehingga sangat baik untuk pupuk tanaman. Dengan dua bahan penting tersebut, sabut kelapa dapat membantu dalam pertumbuhan tanaman.

Sabut kelapa juga dipercaya mampu menghemat 60% kadar air dibandingkan pupuk lainnya. Sangat cocok untuk anda yang bercocok tanam di daerah yang curah hujannya rendah atau sedang mengalami kekeringan.

2. Menetralisir Bau Semen
Pembuatan kolam ikan meninggalkan bau semen dan mengganggu kehidupan ikan. Tidak jarang ikan yang ditempatkan di kolam mati dan gelisah. Di sinilah pentingnya peran sabut kelapa untuk menghilangkan bau tak sedap.

Adapun yang digunakan disini adalah bagian gabus dari kerajinan sabut kelapa yang telah dipisahkan sebelumnya. Cara menggunakannya juga mudah, cukup campurkan gabus dengan daunnya yang mudah busuk.

Taburkan kedua bahan campuran tersebut ke dalam kolam secara merata dan biarkan selama 1-2 minggu. Air kolam yang tadinya jernih akan berubah warna menjadi hijau atau coklat. Perubahan warna pada air kolam menandakan bahwa kolam tersebut bebas dari bau semen.

3. Pengganti Kertas yang Terbakar
Penggunaan kertas sebagai media pembakaran hingga arang ringan diketahui kurang efektif dan boros. Berbeda dengan sabut kelapa yang lebih efektif membuat api untuk membakar arang Sabut kelapa dikenal karena seratnya yang mudah terbakar dan dapat menghasilkan api yang lebih baik daripada kertas.

Dari segi durasi api, sabut kelapa juga lebih bagus. Penggunaannya tentu dapat mengurangi penggunaan kertas yang berlebihan kini telah hadir jaman moderen cukup dengan produk unggulan kami yaitu jual cocomesh.

Contoh Kerajinan dari Sabut Kelapa

Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa

 

Briket Unik dari Sabuk Kelapa ,Ketika mendengar kata briket, mungkin yang terlintas di benak Anda adalah bahan bakar yang umumnya berasal dari batu bara atau batok kelapa.

Di era modern ini, sudah ada briket berbahan dasar sabut kelapa. Briket merupakan salah satu kerajinan berbahan dasar sabut kelapa yang lebih ramah lingkungan dan memiliki biaya produksi yang lebih terjangkau.Alasan diproduksi menjadi briket karena sabut kelapa memiliki unsur karbon.

 Langkah-Langkah Membuatnya:

  1. Pertama, siapkan sabut kelapa untuk dijadikan briket. Dalam hal ini sabut kelapa tidak perlu diolah seperti cara umum di atas.
  2. Pindahkan sabut kelapa ke drum burner. Jangan lupa untuk melubangi tromol agar asap hasil pembakaran keluar.
  3. Tambahkan pipa pendingin ke dalam drum yang berguna untuk proses kondensasi cepat menjadi tetesan udara.
  4. Bakar sabut kelapa hingga merata, lalu diamkan selama satu malam penuh.
  5. Setelah liburan yang menyenangkan, keluarkan seluruh mash-up.
  6. Hancurkan sabut kelapa hasil pembakaran hingga halus, lalu lakukan pengayakan sebagai langkah sortasi.
  7. Sisihkan hasil ayakan terlebih dahulu, lalu buat perekat cair menggunakan larutan kanji yang sudah dipanaskan.
  8. Tempatkan hasil tumbukan dalam wadah besar, lalu campurkan dengan lem kanji yang sudah dibuat tadi.
  9. Perbandingannya adalah 1 kg sabut kelapa dan 600 cc lem kanji.
  10. Aduk kedua bahan tersebut hingga benar-benar tercampur sempurna.
  11. Siapkan tempat untuk mencetak, lalu hasil dari kedua bahan tadi ke dalamnya.
  12. Jemur briket cair di bawah sinar matahari selama kurang lebih satu hari sampai benar-benar padat dan kering.
  13. Selanjutnya tinggal keluarkan briket dari mesin cetak dan briket siap digunakan

Bantal Unik dari Sabut Kelapa

Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa
Umumnya bantal dan guling tapi dari bahan katun atau dakron, kali ini sedikit berbeda. Bantal kali ini adalah hasil kerajinan dari sabut kelapa, prosesnya cukup rumit dan lama. Sebelum melakukan persiapan,

siapkan terlebih dahulu alat dan bahan berikut ini:

  • Panci
  • Bara
  • Pengaduk
  • larutan pemutih
  • minyak sayur
  • Cetakan bantal
  • kaca pemecah

Proses Pembuatan Bantal dari Sabut Kelapa:

  1. Pertama, kupas sabut kelapa dari buahnya, gunakan hanya sekitar 5 gram dan masukkan ke dalam gelas pemecah.
  2. Lanjutkan ke tahap bleaching untuk menghilangkan warna coklat dari sabut kelapa dengan merendamnya dalam 100 ml larutan pemutih. Aduk hingga berubah warna.
  3. Jika masih basic, lakukan proses perendaman ini sebanyak tiga kali untuk hasil yang lebih baik.
  4. Setelah perendaman, lanjutkan proses pelunakan atau smoothing. Pada tahap ini Anda akan menggunakan minyak sayur untuk menghaluskannya.
  5. Rendam menggunakan minyak sayur dengan isi 20 ml. Dianjurkan untuk menghapus proses perendaman dua kali. Jika Anda ingin membuat kerajinan bantal dari sabut kelapa lunak, rendamlah beberapa kali.
  6. Terakhir adalah pengembangan dengan tujuan menghilangkan minyak nabati yang masih menempel pada sabut kelapa.
  7. Prosesnya dilakukan dengan penjemuran di bawah sinar matahari selama kurang lebih 1-2 hari sampai benar-benar kering.
  8. Setelah kering, masukkan ke dalam bantal beton dan tekan sampai benar-benar kencang.
    biarkan sabut kelapa dalam beton bantal selama beberapa hari sampai benar-benar tercetak.
    Setelah dirasa cukup, dari beton dan lapisi menggunakan kain atau sejenisnya.

Sapu Ijuk dari Sabuk Kelapa

Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa
Di Indonesia, sapu ijuk dari sabut kelapa sudah sangat familiar dan menjadi salah satu peralatan rumah tangga untuk membersihkan lantai maaupun halaman rumah anda supaya bersih dan nyaman.

Jenis sabut yang digunakan untuk membuat sapu ijuk adalah sabut kelapa yang halus dan tipis. Sapu ijuk merupakan kerajinan sabut kelapa sederhana yang dibuat dengan modal yang tidak terlalu banyak.Anda hanya perlu mengumpulkan sabut kelapa dan memilah sabut yang halus dan tipis.

Bahan yang Dibutuhkaan :

  • Sabut Kelapa Tua

Berikut Langkah-Langkah Membuatnya:

  1. Pertama, pisahkan sabut kelapa yang keras dan halus, pilih yang halus.
  2. Setelah yang halus dikumpulkan, mulailah dengan merangkainya dengan panjang yang diinginkan.
  3. Kumpulkan sabut kelapa halus dalam jumlah banyak.
  4. Sekarang masukkan sabut kelapa ke badan sapu yang sudah disiapkan sebelumnya.
  5. Proses pemasangan atau penyatuan badan sapu biasanya menggunakan alat tambahan agar lebih cepat.

Sekian dari artikel saya semoga bisa menambah wawasan anda tentang apa aja sih Pemanfaatan Kerajinan Sabut Kelapa yang memiliki banyak keunggulan dan sangat awet maupun harga ekonomis.

Related posts