Sabut Kelapa untuk Media Tanam

Sabut Kelapa untuk Media Tanam

Selamat datang di artikel saya disiang hari ini saya akan memberikan tips untuk ibu maupun adik yang sedang sekola karena sangat mengguntungkan bagi kita untuk bercocok tanam di kebun,Mari simak Sejarahnya sabut kelapa .

Sejarah Sabut Kelapa untuk Media Tanam

Sabut adalah bagian dari mesocarp (selimut) yang berupa sabut kelapa kasar. Sabut biasanya disebut sebagai limbah yang hanya ditumpuk di bawah tegakan kelapa dan kemudian dibiarkan membusuk atau kering. Sebagian besar penggunaannya untuk kayu bakar.

Secara tradisional, masyarakat mengolah sabut menjadi tali dan ditenun menjadi kesed. Padahal sabut kelapa masih memiliki nilai ekonomi yang baik. Sabut kelapa bila diurai akan menghasilkan serat sabut (cocofibre) dan serbuk sabut (cococoir).

Namun, produk inti sabut adalah serat sabut. Dari produk cocofibre akan dihasilkan berbagai macam produk turunan yang manfaatnya sangat luar biasa. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, sabut kelapa diolah menjadi pupuk tanaman dengan cocomesh jaring sabut kelapa.

Sabut kelapa memiliki tingkat pH netral, berbeda dengan gambut yang sangat asam, sehingga jika digunakan sebagai media tanam akan membuat tanaman tumbuh dengan baik, terutama untuk sayuran dan bunga. Tanaman sayuran dan bunga dapat tumbuh dengan baik pada kondisi media tanam netral hingga basa.

 Manfaat Sabut Kelapa Untuk Tanam

Sabut Kelapa untuk Media Tanam

1.Manfaat Sabut Kelapa untuk Bahan Bakar

Manfaat sabut kelapa yang pertama adalah untuk digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak. Masyarakat pada zaman dahulu selalu menggunakan tempurung kelapa dan sabut sebagai bahan bakar sebelum adanya kompor minyak dan kompor gas.

Meski kini penggunaan bahan bakar sudah lebih modern, manfaat sabut kelapa masih bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk pembuatan briket arang.

2.Manfaat Sabut Kelapa Sebagai Media Tanam Tanah

Sabut kelapa memiliki tingkat pH netral, berbeda dengan gambut yang sangat asam, sehingga jika digunakan sebagai media tanam akan membuat tanaman tumbuh dengan baik, terutama untuk sayuran dan bunga.

Tanaman sayuran dan bunga dapat tumbuh dengan baik pada kondisi media tanam netral hingga basa. Biasanya jika hanya menggunakan media tanam tanah, maka diperlukan campuran kapur untuk menetralisir tanah masam. Sedangkan jika ditambahkan sabut kelapa di atasnya, maka penggunaan kapur tidak diperlukan.

Sabut kelapa juga dapat memperbaiki drainase tanah pada tanaman sekaligus membantu mempertahankan kelembapan pada tanah yang cepat kering.Hal ini karena sabut kelapa dapat membuat kantong udara di dalam tanah yang memungkinkan kelebihan air mengalir langsung dari akar tanaman.

Ditambah lagi, manfaat sabut kelapa juga mengandung sedikit unsur hara sehingga dapat meningkatkan kualitas tanah secara keseluruhan dari waktu ke waktu.

 

Keunggulan Sabut kelapa Untuk Tanam  antara lain:

Sabut Kelapa untuk Media Tanam

1. Teksturnya seperti tanah

Bentuk dan tekstur Cocopeat menyerupai tanah dan butirannya yang halus memungkinkan tanaman untuk beradaptasi seperti halnya jika ditanam di tanah.

Perbedaan antara Cocopeat dan media tanam tanah hanya pada kandungan nutrisinya dimana Cocopeat tidak mengandung nutrisi seperti tanah. Oleh karena itu, untuk menanam tanaman dengan Cocopeat, tanaman tidak hanya disiram tetapi juga larutan nutrisi.

2. Keunggulan Cocomesh yaitu dapat menyerap air dengan baik

cocomesh jaring sabut kelapa merupakan media tanam yang memiliki daya serap air yang cukup tinggi dan mampu menyimpan air lebih banyak daripada yang ditampung di dalam tanah

Cocomesh dapat menyimpan dan menahan air 10 kali lebih baik dari tanah dan hal ini tentunya sangat baik untuk tanaman yang tumbuh dengan sistem hidroponik. Karena dapat menahan air dengan baik, akar tanaman tidak mudah kering dan dapat terhidrasi dengan baik.

3. Ramah lingkungan

Karena terbuat dari bahan organik, Cocopeat sangat ramah lingkungan dan dapat terdegradasi dengan baik di dalam tanah jika tidak digunakan. Selain itu, Cocopeat juga dapat di daur ulang kembali menjadi media tanam baru tentunya dengan proses tertentu.

4. Lebih tahan hama

Beberapa jenis hama seperti hama yang berasal dari dalam tanah tidak suka berada di Cocopeat dan hal ini tentunya dapat melindungi tanaman dengan lebih baik dan melindunginya dari serangan hama.

5. Lebih mudah untuk pemula

Menanam tanaman dengan Cocopeat sangat disarankan bagi yang baru mulai belajar menanam tanaman secara hidroponik. Cocopeat mudah digunakan saat pertama kali tanam karena bentuk dan teksturnya seperti tanah.

Kekurangan  Sabut Kelapa Untuk Tanam:

1. Tidak steril dari patogen

Meskipun Cocopeat tidak mengandung hama, sebelum menggunakan Cocopeat harus disterilkan terlebih dahulu dengan cara dicuci dan dikeringkan terlebih dahulu.

2. Tidak cocok untuk akar tanaman yang tidak suka basah

Karena Cocopeat dapat menahan air lebih lama, maka media tanam ini sebaiknya tidak digunakan untuk menanam tanaman dengan akar yang tidak menyukai kondisi basah seperti kubis atau brokoli.

3. Tidak mengandung nutrisi atau Inert

Walaupun bentuk dan teksturnya mirip dengan tanah, namun perlu diingat bahwa Cocopeat tidak mengandung unsur hara sehingga saat digunakan sebagai media tanam perlu ditambahkan larutan hara dan suplemen yang mendukung pertumbuhan tanaman.

Demikian dari saya bila ada salah kata pada artikel tersebut  mohon maaf ,Selamat mencoba yha sobat dengan bercocock tanam menggunakan alternatif bahan sabut kelapa yang sering kita jumpai di kebun.

Related posts