Tanda – Tanda Tanaman Padi Siap Untuk Di Panen

1 min read

Tanda – Tanda Tanaman Padi Siap Untuk Di Panen – Berikut di bawah ini akan kami berikan tentang tanda – tanda tanaman padi yang siap untuk dipanen antara lain sebagai berikut :

1. Warna bulir – bulir padi mulai menguning

Tanda – tanda padi siap untuk petani panen bisa dilihat dari adanya perubahan warna padi yaitu sebanyak 95 persen butir – butir padi dan daun bendera sudah mulai menguning. Jika padi masih muda dan belum siap dipanen maka masih berwarna hijau.

Tanda - Tanda Tanaman Padi Siap Untuk Di Panen
Tanda – Tanda Tanaman Padi Siap Untuk Di Panen

2. Warna daun tanaman padi berubah menjadi kuning kecoklatan

Tidak hanya padi saja yang berubah warna menjadi kekuningan namun warna daun juga berubah menjadi kuning kecokelatan. Ini menunjukkan gejala padi sudah berusia tua dan siap untuk dipanen.

3. Bulir – bulir padi bila ditekan terasa keras dan berisi

Cobalah untuk menekan butir – butir padi, maka akan terasa bahwa butir – butir padi bersangkutan sudah berisi dan terasa keras saat ditekan.

4. Kondisi padi semakin merunduk

Tanda – tanda lain bahwa padi siap untuk dipanen adalah ketika padi terlihat semakin menunduk, yang mana hal ini disebabkan karena padi sudah berisi berat. Tangkai tanaman padi menunduk karena serat menanggung butir – butir padi yang sudah bertambah berat.

5. Munculnya hama burung

Mulai bermunculan hama burung yang semakin hari jumlahnya semakin banyak. Ada burung pipit atau burung emprit jika sudah datang menyerbu ke area sawah dengan padi yang menguning maka hal ini menunjukkan bahwa padi sudah tua dan petani siap untuk dipanen.

Adapun ciri – ciri tanaman padi sudah siap panen antara lain daun padi sudah mulai menguning dan mengering, kadar air gabah sekitar 21 s/d 26 persen (cara mengenal adalah dengan meremas – remas malai padai menggunakan tangan).

Usia tanaman padi siap panen bisa bervariasi, ada yang 100 hingga 120 hari, tergantung dari jenis padi yang sedang dikembangkan dan lingkungan ladangnya. Setelah padi dipanen maka harus segera dirontokkan agar mutu dan kualitas padi tetap terjaga.

Adapun peralatan yang dipakai untuk memanen adalah sabit bergerigi atau reaper, dimana panen dalam hal ini biasanya dilakukan secara beregu. Masukkan hasil panen ke dalam karung – karung untuk selanjutnya akan dirontokkan dengan memakai alat khusus. Selama proses perontokan berlangsung dianjurkan untuk menggunakan alas dari anyaman bambu atau tikar plastik sehingga gabah hasil perontokan bisa dikumpulkan dengan mudah. Selanjutnya lakukan pembersihan dari kotoran gabah yang sudah kosong dan benda – benda asing lainnya.

Proses terakhir adalah pengeringan yang dilakukan dengan memanfaatkan lantai jemur matahari. Bila tidak ada panas atau sinar matahari sedikit maka dapat menggunakan dryer. Tingkat kematangan gabah dengan kualitas alat penggilingan sangat menentukan tingkat rendemen, tingkat kehilangan hasil dan mutu beras yang mana usia tanaman padi yang belum optimal dan tak seragam akan menurunkan kualitas dan rendemennya.

Demikian ilmu agrotek mengenai tanda – tanda tanaman padi siap untuk dipanen, semoga bermanfaat untuk dibaca dan dipelajari. Terimakasih.

Manfaat Minyak Bunga Mawar untuk Aromaterapi

Minyak mawar adalah produk yang berupa minyak atsiri serta dibuat dari kuntum bunga yang cantik yang harum. Sama seperti yang diketahui jika minyak atsiri...
Guithay thay
1 min read